Minggu, 25 November 2018

BAGIAN BAGIAN GITAR

Untuk postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaian gitar. Bagian bagian gitar hampir sama dengan gitar gitar lainya, baik  gitar akustik maupun elektrik, mungkin hanya ada perbedaan sedikit antara elektrik dan akustik classic



1. Head Stock atau kepala gitar
     Kepala stang atau bisa disebut juga dengan kepala gitar memeliki fungsi untuk meletakkan pemutar-pemutar pengikat senar

2. Tunning Pegs
     Selain memiliki fungsi untuk mengikat senar pada bagian atas gitar. Tuning pegs berfungsi untuk mengencangkan dan mengendorkan senar.yang berfungsi untuk melakukan penyematan senar gitar agar nada yang dihasilkan selaras dengan sol mi sasi-nya

3. Nut
    Berfungsi sebagai bantalan gitar dan terletak di leher atauneck gitar. Semakin rendah semakin penyangga senar maka semakin nyama jari jari kita saat memainkanya, selain itu juga membuat senar gitar tidak terlalau menenggang

Sabtu, 24 November 2018

JENIS JENIS GITAR

Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis :

1.Akustik Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern yaitu :

SEJARAH GITAR

Gitar pertama kali ada

Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.